Tag Archives: kado lebaran

Menko Darmin Sebut Daging Sapi Beku Tak Enak Hanya Mitos

JAKARTA – Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution membantah pernyataan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) yang menganggap daging sapi beku memiliki kualitas dan rasa yang tidak enak dibanding daging sapi segar.

Menko Darmin Sebut Daging Sapi Beku Tak Enak Hanya Mitos
Menko Perekonomian Darmin Nasution menegaskan bahwa anggapan daging sapi beku memiliki rasa yang tidak enak hanyalah mitos. Foto: Grafis/Istimewa

Menurutnya, anggapan bahwa daging sapi beku memiliki rasa yang tidak enak hanyalah mitos. Dia mengatakan, restoran yang menyajikan daging sebagai menu utama seperti steak pun selama ini menggunakan daging sapi beku, bukan daging sapi segar, dan masyarakat tetap gemar mengonsumsi steak.

“Siapa yang bilang? Ya dia (Kadin) karena dari dulu belinya yang segar. Tapi coba tanya, apa kalau makan steak di restoran apa dia pikir segar itu. Beku. Mitos jangan dibawa-bawa lah,” katanya di Kantor Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (15/6/2016).

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini tak menampik, harga daging di pasar masih ada yang mencapai Rp100 ribu per kilogram (kg). Namun, harga daging sapi yang dijual seharga Rp77 ribu pun juga ada. Jadi, tinggal masyarakat yang memilih jenis dan harga daging yang akan dibeli.

“Artinya, apa yang bisa dilakukan pemerintah sekarang ini adalah membuka peluang dan memberikan kesempatan masyarakat kita, anda mau beli daging harga Rp75 ribu-Rp77 ribu ada. Itu kan mitos, kalau beku enggak enak. Siapa yang bilang itu, coba tanya ibu-ibu,” tegas Darmin.

Sebelumnya, Kadin menilai harga daging sapi segar di Indonesia tidak akan bisa mencapai Rp80 ribu per kg. Hal tersebut akan menekan pengusaha daging sapi, khususnya di industri feedloter.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Pengolahan Makanan dan Industri Peternakan Juan Permata Adoe mengatakan, solusi pemerintah untuk membuka keran importasi daging sapi tidak akan banyak membantu menurunkan harga daging sapi di pasaran.

Pasalnya, yang diimpor pemerintah adalah daging sapi beku yang kurang digemari masyarakat Indonesia. “Karena konsumen kita 85% senang daging segar yang ada di sapi hidup. Bukan yang 15% (dari daging sapi beku). Ini yang tidak pernah dipahami,” katanya kemarin.

sumber : ekbis.sindonews.com
(izz)

Promo Paket Ramadhan dan Lebaran 1437 Hijriah.

Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Lebaran 1437 Hijriah. Kami memberikan Promo Daging sapi.

Untuk Info lebih lanjut silahkan Hubungi Call Center Kami.

Brosur Paket Lebaran 2016 copyBrosur Paket Lebaran PTN Belakang copy

Ini Beda Daging Sapi Segar, Beku, dan yang Dilayukan

Ini Beda Daging Sapi Segar, Beku, dan yang Dilayukan
Foto : iStock

“Proses pelayuan daging itu sebenarnya pengempukkan alami. Karena setelah disembelih, daging hewan itu jadi kaku. Ketika dilayukan, maka ada enzim-enzim tertentu yang bekerja mengempukkan daging,” tutur Isye.

Menurutnya pada pengolahan daging Australia terdapat proses berbeda. “Kalau di Indonesia kebanyakan daging dipotong malam hari, kemudian dijual pagi hari. Tidak ada proses pelayuan sehingga daging lokal cenderung lebih alot.”

Pada daging Australia, dikenal istilah chill dan frozen. “Daging chill itu didinginkan tetapi tidak sampai frozen atau beku. Suhunya 0 sampai -2 derajat celsius sehingga bisa dibilang ini adalah pelayuan.”

Isye menambahkan, “Sementara daging beku disimpan dibawah suhu lebih rendah. Sesaat setelah hewan disembelih dan potongan dagingnya sudah dibagi-bagi sesuai kategori, daging dimasukkan dalam mesin pembeku instan bernama blast freezer.”

Menurutnya, daging yang diproduksi dalam skala besar seperti MLA tidak mungkin menjual daging segar langsung sesaat setelah dipotong. “Dibutuhkan proses chill atau frozen itu tadi. Tetapi bukan berarti daging ini tidak segar.”

Chef Stefu menambahkan, “Daging yang dilayukan itu sama seperti daging segar. Mengenai yang ada di swalayan atau pasaran, sebenarnya daging segar dan daging yang dilayukan sulit dibedakan.”

Chef ramah ini menginformasikan, “Satu-satunya cara mengetahui apakah daging itu segar atau sudah dilayukan adalah dengan
mengecek tanggal pemotongannya.”

Mengenai kualitas, baik Chef Stefu dan Isye mengatakan daging segar lebih bagus dibanding daging beku. Begitu juga dengan daging yang sudah dilayukan dimana kualitasnya lebih baik dibanding daging beku. “Daging segar bagus untuk membuat bakso karena masih kenyal,” jelas Chef Stefu.

Sementara itu, Isye menekankan pentingnya perencanaan. “Sebelum membeli daging hendaknya sudah tahu mau mengolahnya kapan. Kalau mau segera diolah, daging segar jadi pilihan terbaik. Sebaliknya, jika daging masih lama diolah, beli saja yang beku.”

Meski begitu, Isye mengingatkan ada hal penting yang harus dilakukan saat menyiapkan daging beku. “Daging beku disimpan dalam freezer. Semalam sebelum diolah, daging harus di defrost dengan disimpan di kulkas bagian bawah,” pungkasnya.

(odi/adr)

sumber : food.detik.com
Promo Ramaadhan dan Lebaran 1437 Hijriah.
Brosur Paket Lebaran 2016 copyBrosur Paket Lebaran PTN Belakang copy

Mendag : Daging Sapi Beku Lebih Murah dan Higienis

Jakarta – Pemerintah melalui Perum Bulog telah mendatangkan ribuan ton daging sapi beku untuk memenuhi kebutuhan daging di dalam negeri. Sejauh ini, daging sapi beku yang diimpor berasal dari Australia.

Mendag: Daging Sapi Beku Lebih Murah dan Higienis

Namun, kenyataan yang dihadapi di lapangan adalah minat masyarakat terhadap daging sapi beku masih sangat minim. Padahal, dengan harga yang lebih murah dibandingkan daging sapi lokal, daging sapi beku impor juga lebih higienis dibandingkan daging segar. Untuk itu, masih perlu dilakukan sosialisasi agar masyarakat paham akan kualitas daging sapi beku.

“Pertama pasti lewat harga, karena harga lewat daging beku itu pasti lebih murah daripada daging segar. Kedua ya pelan-pelan harus disosialisasikan bahwa daging beku itu lebih higienis daripada daging segar. Kalau daging segar di suhu ruangan, kuman bisa meriah berkembang di daging segar. Kalau daging beku kan suhu di bawah 0 derajat tentunya kumannya mati semua,” jelas Menteri Perdagangan Thomas Lembong saat blusukan di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (10/6/2016).

Tren di setiap negara maju saat ini mulai mengonsumsi daging sapi beku. Hal ini dikarenakan lebih tahan lama sehingga dapat dikonsumsi kapan pun asal disimpan di dalam lemari pendingin.

“Mau negara kaya atau negara maju nggak ada yang beli daging segar, semua itu beli daging beku di supermarket, dimasukin ke kulkas, begitu mau dipakai ya dilelehkan satu malam sebelumnya,” tutur Lembong.

Lembong juga menuturkan, industri pemotongan sapi di Indonesia juga perlu mengemas daging sapi dalam kemasan sehingga dapat disimpan di dalam lemari pendingin. Hal ini perlu dilakukan agar persediaan daging sapi dalam negeri dapat lebih terkendali.

“Bahkan juga pelan-pelan kita mesti biasakan industri lokal rumah potong hewan dan sebagainya harus mengeluarkan daging beku, langsung dipotong, langsung dikemas dan dibekukan itu jauh lebih higienis. Jadi industri lokal pun harus pelan-pelan pindah memasok daging beku,” ujarnya.

(drk/drk)

sumber : detik.com

Brosur Paket Lebaran 2016 copyBrosur Paket Lebaran PTN Belakang copy

Yuk Mari Di Pesan Mumpung Promo !!

Dalam Rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan dan Lebaran 1437 H.

Kami Proteinatama memberikan Promo Paket Ramadhan. Untuk Keterangan Lebih Lanjut Silahkan Hubungi Call Center Kami.
Yuk Mari di Order..

Brosur Paket Lebaran 2016 copyBrosur Paket Lebaran PTN Belakang copy

Resep Daging Sapi Empuk

resep-semur-daging-sapi_1

Seperti yang Anda ketahui, pada hari-hari besar seperti hari raya Idul Fitri ataupun hari raya Idul Adha semur daging selalu hadir menemani. Hidangan yang satu ini selain Steak daging sapi menjadi hidangan yang wajib ada. Bagi Anda yang ingin membuat hidangan ini dengan rasa nikmat dan lezat, Anda dapat menyimak ulasan berikut ini. Pada dasarnya ada banyak sekali varian resep olahan daging sapi. Pada ulasan berikut ini resep yang disampaikan cukup sederhana tetapi hasil yang diberikan tentunya nikmat dan membuat ketagihan.

Ini dia resep semur daging sapi yang sederhana dan mudah untuk Anda lakukan.

Resep Semur Daging Sapi Empuk

Bahan / Bumbu :
– Daging sapi 500 gram (rebus sebentar dan tiriskan)
– Bawang merah 8 buah
– Tomat 1 buah berukuran sedang
– Cabai merah besar 5 buah
– Jahe sekitar 4 cm
– Kemiri 3 buah
– 2 batang serai
– Merica bubuk 1/2 sendok teh
– Cengkeh 5 buah
– Pala bubuk 1/2 sendok teh
– Garam 1 sendok teh
– Kecap manis 100 ml (pilih yang paling kental)
– Air bersih 1 liter
– Minyak goreng secukupnya

Cara Memasak :
– Potong daging sapi dengan ukuran sesuai yang Anda inginkan. Sebagai tips, jangan terlalu besar ataupun terlalu kecil.
– Siapkan panci, masukkan air bersih. Rebus daging yang telah dipotong-potong tersebut.
– Haluskan bumbu-bumbu, diantaranya yaitu bawang merah, jahe, kemiri, bawang putih dan juga tomat.
– Siapkan wajan, beri minyak goreng secukupnya untuk menumis bumbu. Masukkan bumbu yang telah dihaluskan tersebut. Masak menggunakan api sedang dan tunggu hingga baunya harum.
– Masukkan juga bahan lain seperti serai, pala bubuk, merica, cengkeh dan garam. Aduk kembali hingga semua bahan tercampur.
– Angkat daging dari rebusan dan tiriskan. Selanjutnya masukkan daging tersebut ke dalam bumbu tumis. Aduk hingga merata.
– Selanjutnya masukkan daging yang telah tercampur dengan bumbu ke dalam air kaldu rebusan daging sapi. Masak daging hingga benar-benar lunak.
– Tambahkan garam dan juga kecap manis secukupnya. Aduk kembali hingga merata.
– Setelah daging benar-benar lunak dan bumbu sudah pas maka Anda dapat mengangkatnya.

Notes :
Resep semur daging sapi cukup sederhana dan mudah untuk Anda lakukan. Hidangkan olahan daging sapi ini di hari raya untuk keluarga Anda.

Sekian yang dapat disampaikan mengenai Resep Semur Daging Sapi Empuk lezat. Baca juga Resep Ikan Tongkol Panggang. Semoga sedikit ulasan ini dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel ini.

Promo Paket Ramadhan dan Lebaran 1437 H

Brosur Paket Lebaran 2016 copyBrosur Paket Lebaran PTN Belakang copy

Bola-Bola Daging Saus Asam Manis

Marhaban y ramadhan..
ini adalah salah satu Menu hidangan untuk sahur atau buka puasa.

photo

Bahan-bahan :
– 300 gr daging giling
– Bumbu daging
– 6 bh bawang merah
– 4 bh bawang putih
– 1/2 sdt saus tiram
– Garam
– Penyedap
– Merica
– Minyak wijen
– Daun kucai (boleh skip)
– 1 btr telur
– Bumbu asam manis
– 1 bh bawang bombay
– 3 siung bawang putih cincang kasar
– 1 sdm saus tomat
– 5 sdm saus sambal
– 1 sdm cabe giling
– Secukupnya cuka
– Garam
– Merica
– Gula

Langkah
– Campurkan semua bumbu daging kecuali telur aduk jadi satu dan bulatkan

– Setelah itu celupkan bulatan daging ke telur kocok dan langsung digoreng

– Setelah daging matang sisih kan dan tumis semua bumbu asam manis

– Setelah saus matang masukan sisa telur pencelup bola daging tadi ke saus asam manis.

– jangan lupa koreksi rasa ya.. lalu masukan bola2 daging nya dan siap dihidangkan

penulis : put3sya_kitchen
Sumber : cookpad.com

Promo Paket Ramadhan dan Lebaran 1437 H
– Paket A : Rp. 98.000,-/kg
– Paket B : Rp. 96.000,-/kg
– Hati Sapi : Rp. 60.000,-/kg
– Iga : Rp. 78.000,-/kg

Brosur Paket Lebaran 2016 copyBrosur Paket Lebaran PTN Belakang copy

Jelang Ramadhan, Harga Daging Sapi Sulit Diintervensi

SUMEDANG – Instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta harga daging dibawah Rp 80.000 per kg sulit untuk direalisasikan. Ketua Komisi B DPRD Sumedang, Jawa Barat, Yadi Mulyadi mengatakan, di lapangan instruksi ini memang akan sulit untuk direalisasikan.

” Kaitan instruksi Presiden yang meminta harga daging dikisaran Rp80.000/kg akan sulit direalisasikan. Dalam hal ini, Pemda Sumedang akan kesulitan menekan harga di pasar, karena instruksi ini turun tidak dibarengi dengan solusi yang diberikan oleh pemerintah pusat, ” ujarnya saat memantau harga sembako di Pasar Inpres Sumedang, Rabu (1/6/2016).

Harga daging sapi di Sumedang, jelang Ramadhan sendiri saat ini terus mengalami kenaikan, dari Rp 110.000 per kg menjadi Rp120.000 per kg, sehingga akan sulit untuk dikendalikan ke harga Rp 80.000 per kg.

“Di lapangan pelaku usaha akan sulit menyesuaikan harga daging sapi sesuai yang diinstruksikan Presiden ini. Bisa saja pemerintah melakukan intervensi harga dengan cara operasi pasar. Tapi apakah memungkinkan bila operasi pasar dilakukan secara terus menerus? Kami rasa di lapangan ini akan sulit juga.” tuturnya.

Selain mengunjungi sejumlah kios daging sapi, rombongan DPRD Sumedang juga melakukan monitoring harga sejumlah kebutuhan pokok, seperti daging ayam, telur ayam, beras, hingga gula pasir. Di Pasar Inpres Sumedang sendiri, sepekan jelang Ramadhan, harga sembako rata-rata naik Rp 2.000.

Seperti harga daging ayam, normalnya Rp32.000 per kg naik menjadi Rp34.000, telur ayam dari harga normal Rp22.000 per kg menjadi Rp24.000 per kg. Begitupun dengan harga beras kualitas sedang, dari harga Rp 9.000 per kg naik jadi Rp 10.400 per kg, dan harga beras kualitas super dari Rp 10.500 per kg jadi Rp 11.500.

jelang-ramadhan-harga-daging-sapi-sulit-diintervensi-Vsj

” Kewajiban kami melakukan monitoring harga jelang Ramadhan, sehingga harga kebutuhan pokok di pasar bisa tetap stabil dan tidak memberatkan masyarakat. Dengan kenaikan harga di sejumlah komoditas kami minta dinas terkait untuk terus memonitoring harga-harga agar tidak sampai kenaikan harga yang terjadi memberatkan masyarakat. ” sebutnya.

Usai monitoring harga sembako di pasar, pihaknya juga melakukan pengecekan ke sejumlah agen gas elpiji 3 kg.

” Kami ke agen dan pangkalan gas 3 kg monitoring dan evaluasi harga gas 3 kg. Ini dilakukan agar tidak terjadi lagi ketimpangan harga jual gas 3 kg dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah seperti sebelumnya. Kami tidak menghendaki harga gas 3 kg ini melambung di atas HET hingga Rp 25.000, sementara HET-nya itu hanya Rp16.500. ” katanya.

Sementara itu, mengomentari instruksi Presiden terkait harga daging sapi, salah seorang pedagang di los daging sapi nomor 17 Pasar Inpres Sumedang, Ebah mengatakan, pedagang setuju-setuju saja dengan instruksi harga daging sapi Rp 80.000 seperti yang diminta Presiden.

” Setuju saja, tapi apa bisa harganya jadi segitu? Bagi kami, makin murah harga daging sapi, makin banyak permintaan, ini tentu menguntungkan. Tapi kami juga kan belinya sekarang dengan harga tinggi, tidak di bawah Rp 80.000, jadi tentunya, kami menjual sesuai dengan harga yang kami beli ” katanya.

sumber : sindonews.com

(ven)

Promo Paket Ramadhan dan Lebaran 1437 H

Brosur Paket Lebaran 2016 copyBrosur Paket Lebaran PTN Belakang copy

Promo Paket Ramadan dan Lebaran 1437 Hijriah

Kami CV. Mitrabogatama mengadakan promo daging sapi dalam bentuk Paket Lebaran 1437 H dengan harga yang relatif terjangkau, dimana saat ini kondisi harga daging sapi terus melonjak dipasaran.

Berikut ini merupakan harga paket yang kami tawarkan:

Paket A             : Rp. 98.000,-/kg     

Paket B             : Rp. 95.000,-/kg     

Hati Sapi          : Rp. 60.000,-/kg

– Iga Sapi             : Rp. 78.000,-/kg

Ketentuan Paket Lebaran:

* Pemesanan paling lambat tanggal  20 Juni 2016

* Pengiriman paling lambat tanggal 1 – 2 Juli 2016

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Customer Service kami:

  • Telpon                           : (021) 585 05 28, 58907177 
  • SMS & Call Center : 0811 1631 817 
  • Pin BB                            : 2B270F16
  • Email                               :  proteinatama@gmail.com
  • Website                         :  www.proteinatama.com ,  www.proteinsolution.co.id
  • Office                        :  Komp. BPPT  Jl.Teknologi  XVI  No.16-C,  Pesanggrahan,  Kebon  Jeruk,  Jakarta  Barat, Indonesia

Brosur Paket Lebaran 2016 copyBrosur Paket Lebaran PTN Belakang copy

 

Mana yang lebih sehat: daging merah atau daging putih?

images (4)

Daging adalah sumber protein hewani yang tubuh kita butuhkan, dan Anda pasti mengetahui manfaatnya. Tapi, jika antara daging putih dan daging merah, manakah yang lebih baik untuk kesehatan tubuh? Berikut ini perbandingannya:

Daging merah

Daging merah berasal dari sapi ataupun kambing. Warna daging cenderung merah dan gelap karena kandungan Mioglobis . Rasa daging ini memiliki karakteristik tersendiri dan sudah menjadi favorit semua orang yang dan mungkin Anda juga.

Beberapa manfaatnya bagi tubuh antara lain protein sebagai pembangun sel-sel tubuh yang telah rusak dan mengubah karbohidrat menjadi energi. Seng dan selenium juga sumber penting bagi sistem imunitas tubuh, dan omega 3 membantu fungsi jantung, hati, serta sistem saraf pusat.

Daging merah mengandung 214 kalori, 16 gr protein, 0,2 gr karbohidrat, 4,4 gr lemak jenuh, 93 mg kolesterol, 84 mg sodium. Setiap porsinya mengandung riboflavin, niasin, thiamin, seng, selenium, vitamin A, B6, B12, K, omega 3, asam amino, dan zat besi.

Untuk itu, para ahli menghimbau agar mengkonsumsi daging merah dibatasi hingga 70 gr setiap harinya demi kesehatan kita. Banyak mengonsumsi daging merah mengakibatkan tubuh Anda akan cenderung cepat mengalami penumpukan lemak atau kegemukan.

Daging Putih

Daging putih terdapat pada ikan dan unggas seperti ayam, bebek, dan lain sebagainya. Daging putih tidak memiliki mioglobis, dan memiliki tekstur lebih lembek daripada daging merah. Rasanya pun tidak sepekat daging merah.

Kandungan gizi daging putih antara lain vitamin Auntuk menjaga kesehatan mata. Vitamin B untuk menghindari katarak pada mata, gangguan kulit, menjaga kekebalan tubuh, pencernaan, memperbaiki sistem saraf, mengatur kolesterol dan gula darah. Vitamin C membantu memperbaiki sistem kekebalan tubuh terhadap virus. Vitamin D membantu penyerapan kalsium sebagai penguat tulang. Mineraluntuk pembentukan hemoglobin, mengoptimalkan aktivitas otot, dan mencegah anemia. Natriumdan Kalium menjaga kesehatan tulang, memperbaiki fungsi otak, menguatkan gigi, dan menjaga keoptimalan proses metabolisme tubuh.

Daging putih mengandung 172 kalori, 21 gr protein, 9 gr lemak, 0 gr karbohidrat, 2,7 gr lemak jenuh, 64 mg kolesterol, dan 63 mg sodium. Nutrisi pada tiap porsi mengandung ialah Vitamin A, B, B6, B12, C, D, dan E, serta niasin, dan magnesium. Untuk tiap porsinya juga masih ada pembatasan meskipun tak sebanyak daging merah yaitu 100 gr per porsi di setiap harinya.

Daging putih lebih aman dikonsumsi bagi Anda yang mempunyai kolesterol tinggi dan sedang dalam program diet. Kebanyakan daging putih lebih sering dimasukkan kedalam menu program diet karena kelebihannya.

Resep Nasi Goreng Daging Sapi untuk Sarapan

Resep Nasi Goreng Daging Sapi untuk Sarapan

BUTUH sarapan simpel dan mengenyangkan bisa buat nasi goreng. Dikutip dari buku50 Resep Nasi Goreng Maknyuss, karya Bomanta, berikut resep lengkap nasi goreng daging sapi yang siap mengisi perut sebelum memulai aktifitas.

Bahan-bahan

500 gr nasi putih

2 siung bawang putih, cincang kasar

4 siung bawang merah, cincang kasar

2 buah cabai hijau keriting, cincang

3 buah cabai hijau besar, cincang

200 gr daging sapi, potong dadu

1 butir telur, kocok lepas

100 gr kacang polong

½ sdm kecap asin

2 sdt kari bubuk

¾ sdt garam

¼ sdt merica bubuk

1 batang daun bawang potong serong

2 sdt minyak untuk menumis

100 gr emping goreng, pelengkap

Cara membuat

1. Tumis bawang merah, bawang putih dan cabai hingga harum. Masukkan daging sapi, masak hingga daging berubah warna. Sisihkan di pinggir penggorengan;

2. Masukkan telur aduk hingga berbutir. Masukkan nasi dan kacang polong, aduk hingga rata;

3. Tambahkan bumbu dan bahan sisa, aduk rata hingga nasi panas;

4. Angkat dan sajikan dengan taburan emping.

(ndr)

penulis : Devi Setya Lestari

sumber : okezone.com