Category Archives: Artikel

Begini Cara Simpan Daging Segar Agar Lebih Awet

Setiap orang pasti pernah mengonsumsi bahan makanan ini, yang biasanya diperoleh dari sapi. Ya, daging atau meat dalam bahasa Inggris ini adalah salah satu makanan kaya nutrisi yang berkontribusi bagi perkembangan tubuh seseorang.

Kendati demikian, daging segar rentan terkontaminasi bakteri penyebab kerusakan. Pasalnya, kadar air yang tinggi serta kandungan gizi lengkap di dalamnya memang menjadi media empuk bagi pertumbuhan mikroba. Oleh karena itu, jangan biarkan daging sapi segar berada dalam suhu ruang selama lebih dari dua jam.

Agar daging segar dapat lebih awet, maka sangat dianjurkan untuk membekukannya di freezer atau lemari es bagian daging-dagingan atau chiller. Tentu, tujuannya supaya daging tersebut tidak kehilangan nilai gizinya lantaran terlalu sering keluar masuk lemari es.

Namun, sebelum memasukkan di chiller, potong-potong daging dalam porsi sekali masak, lalu masukkan ke dalam plastik atau wadah yang tertutup rapat. Jika akan dimasak, daging beku harus dicairkan butiran esnya (thawing) terlebih dulu supaya matangnya merata.

Pasalnya, bila bagian dalam daging masih beku, saat dimasak bagian tersebut tidak mendapat panas yang tepat untuk membunuh bakteri jahat yang mungkin sudah bersarang dalam daging.

Saat thawing, jangan rendam daging beku dalam air, apalagi air yang panas. Biarkan esnya mencair secara alami dalam suhu ruang. Jika menggunakan microwave, lakukan proses defroz. Dengan cara ini, sari daging tidak banyak yang terbuang.

sumber : makasarterkini.com

Mau Makan Yakiniku? Ini 3 Bagian Daging Sapi yang Paling Enak

KETIKA berkunjung ke restoran yakiniku pasti air liur tergoda saat melihat deretan potongan daging sapi. Jangan cepat tergoda dan Anda harus jadi konsumen yang cerdas pasalnya ada beberapa daging yang recommended dan beberapa lainnya adalah daging biasa.

Executive Chef sebuah restoran yakiniku di Jakarta, Chef Sahasi Hideki mengatakan restoran pasti memiliki potongan daging andalan yang rasanya lezat. “Yang pertama harus dicoba pastinya wagyu. Ini wajib karena ini intinya dan daging paling berkualitas,” katanya saat ditemui di Jakarta.

Chef Hide yang berdarah asli Jepang ini menyebutkan tiga rekomendasi daging yang harus dipilih saat berkunjung ke restoran yakiniku. “Sebenarnya semua daging lezat tapi tiga yang paling top adalah yakishabu, karubi, dan nakaochi,” kata Chef Hide kepada Okezone.

Chef ramah ini juga menjelaskan yakishabu adalah bagian daging sekitar perut sapi, letaknya ada di dekat lambung. Bagian karubi adalah daging di sekitar tulang punggung. Sementara nakaochi adalah daging disekitar tulang iga. Daging dekat tulang memang memiliki rasa yang lebih gurih serta tekstur yang empuk.

Tentu saja semua bagian daging ini akan semakin lezat jika diolah dengan teknik yang benar. Jangan memasak daging terlalu matang dan jangan terlalu sering membolak-balikkan daging saat dimasak.
(ndr)

sumber : okezone.com

Ahli Gizi: Konsumsi Daging Imbangi dengan Sayur dan Buah

Ahli Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM), Susetyowati mengingatkan masyarakat menjaga keseimbangan saat mengonsumsi daging merah. Daging yang dimaksud seperti daging sapi dan kambing. Keseimbangan itu dengan cara mengonsumsi sayur dan buah.

“Jangan lupa untuk mengonsumsi sayur dan buah dalam jumlah seimbang setelah mengkonsumsi daging merah yang berasal dari daging sapi dan kambing, untuk mengimbangi kalori dan kolesterol yang masuk,” ujar Susetyowati, di Yogyakarta, Jumat (16/9/16).

Ia mengatakan dalam 100 gram daging kambing memiliki kalori sebanyak 154 kilo kalori (kkal) sedangkan sapi sebesar 207 kkal. Maka kandungan lemak dalam kambing sebesar 9 gram dan sapi 14 gram.

Sementar, kandungan kolesterol pada daging sapi sebanyak 73 mg dan kambing sebanyak 63 mg. kandungan protein sapi sebesar 18,8 gram dan kambing 16,8 gram.

Pihaknya menyarankan saat mengolah daging merah perlu menghindari menambahkan bahan masakan seperti minyak dan santan. Kal ini akan meningkatkan kadar kolesterol. Penggunaan kecap dan saos juga secukupnya.

Ia mengingatkan porsi yang disantap agar secukupnya atau tidak berlebihan. Selain cara mengolah yang sehat diingatkan agar konsumsi daging merah harus diimbangi dengan konsumsi buah dan sayuran.

Penulis : Aloysia Nindya Paramita
Editor : Thia Destiani

5 Menu Olahan Daging Sapi Ini Bisa Jadi Inspirasi Saat Idul Adha, Mudah dan Dijamin Enak!

5 Menu Olahan Daging Sapi Ini Bisa Jadi Inspirasi Saat Idul Adha, Mudah dan Dijamin Enak!

Perayaan hari raya Idul Adha di Indonesia lazimnya tersedia berbagai kuliner di rumah.

Menikmati lezatnya daging sapi di rumah bersama orang tercinta.
Pernahkah Anda merasa bosan dengan menu daging sapi yang itu-itu saja setiap tahunnya?

Kali ini, buatlah menu berbahan dasar daging sapi yang sedikit berbeda.
Tak usah yang susah-susah, beberapa menu berikut ini bisa dibuat dalam waktu singkat.

Bahan yang diperlukan untuk membuatnya pun tak begitu banyak.
Berikut ini adalah beberapa ide menu daging sapi yang cocok untuk Anda sekeluarga.

1. Bola daging

Menu ini berbeda dengan bakso, sebab bola daging tidak memakai campuran tepung sama sekali.
Cincang daging sapi hingga teksturnya sesuai dengan selera Anda.
Tinggal campurkan kocokan telur dan cincangan sapi dengan bumbu seperti lada, buat bulatan lalu masak hingga matang.
Bola daging ini bisa dipadukan dengan berbagai menu seperti sup atau saus kental.
Anak-anak sampai orangtua pun menyukainya.

2. Burger

Cincangan daging sapi juga bisa dibuatkan daging bulat pipih isian burger.
Daging burger atau yang biasa disebut patty ini tinggal dipadukan dengan keju lembaran, selada, tomat, dan roti bun burger.
Jika ingin lebih bergizi, bisa juga ditambahkan jamur bersaus kental.

Jangan lupa saus dan mayonnaise untuk menambah selera.

3. Macaroni Schotel

Menu yang satu ini cocok jika Anda ingin menghindari makanan yang digoreng.
Membuat macaroni schotel sangat mudah dan tak memerlukan banyak waktu.
Bahan utamanya cuma memerlukan makaroni, susu, daging sapi cincang, dan bumbu seperti lada dan mentega.
Macaroni schotel juga bisa dibuat dengan cara dikukus dan dipanggang.
Tambahkan parutan keju diatasnya agar tambah nikmat.

4. Nasi Kebuli

Makanan khas Timur Tengah ini juga banyak menjadi favorit orang Indonesia.
Membuatnya cukup mudah, dan rasanya enak karena rasanya gurih.
Jika ingin sesuatu yang baru, boleh juga mengganti santan dengan susu putih.
Bumbu seperti kapulaga, kayumanis, dan pala bubuk semakin membuat nasi kebuli semakin enak.

5. Sapi Lada Hitam

Berbeda dengan lada putih, lada hitam cenderung lebih pedas dan memberikan efek hangat di tenggorokan dan perut.

Rempah ini cocok jika dipadukan dengan daging seperti daging sapi.
Rasa yang dihasilkan pun tidak eneg.
Membuatnya pun mudah.

Potongan daging sapi dicampurkan dengan potongan paprika dan bombay.
Bumbunya pun hanya bawang putih, lada hitam, garam, dan kecap manis.
Sapi lada hitam semakin enak jika dinikmati bersama nasi panas.

(Tania Natalin)

Enam Perbedaan Daging Sapi Lokal Dan Daging Sapi Import

.

Pemerintah berusaha keras untuk menekan harga daging sapi yang selama ini dipasaran saat awal Ramadhan masih bertengger Rp 125.000 perkilo dan target Pemerintah menjadi Rp 80,000 perkilo. Berbagai cara dilakukan, salah satunya adalah mendatangkan daging impor dari Australia dan New Zealand.

Selama ini daging sapi lokal dikenal dengan daging segar (fresh), sedangkan daging impor dikenal dengan daging beku (frozen). Berikut ada enam perbedaan daru dua jenis daging tersebut:

Pertama:
Daging Sapi Lokal/Fresh tidak mengandung Es atau cairan, karena sapinya baru dipotong di Rumah pemotongan hewan, sedang daging sapi impor/frozen mengandung es atau cairan, karena dibekukan dari negara pengimpor.

Kedua:
Daging Sapi Lokal/Fresh selesai di potong tetap utuh perbagian daging dan tidak ada cair dan tidak menyusut sebab dalam tubuh sapi tidak mengandung cairan seperti air, sedang Daging sapi impor/frozen di potong sesuai potongan yang diinginkan atau tidak utuh dalam kondisi beku, kemudian mencair dan menyusut saat dimasak.

Ketiga:
Daging Sapi lokal/Fresh tidak mengandung lemak (Fat), sebab sapinya banyak memakan serat (rumput), kemudian sapi setelah dipotong dan dijual di pasar biasanya pembeli minta dibersihkan lemaknya (bila ada) dan dikenal dengan daging tetelan.

Daging sapi impor/frozen banyak mengandung lemak (fat), karena saat pemotongan di negeri asalnya, lemak yang menempel di tubuh sapi setelah dikuliti, sengaja tidak dibersihkan (tetap menempel) dan dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang diinginkan.

Keempat:
Daging sapi lokal/fresh memiliki aroma yang khas daging sapi yaitu sedap, gurih dan warnanya merah. Sedang daging sapi impor/frozen memiliki aroma yang kurang sedap, tidak gurih dan pucat warnanya.

Kelima:
Sebagian besar masyarakat yang berbelanja di pasar lebih memilih daging sapi lokal/fresh, karena tidak ada lemak. Untuk daging sapi impor/frozen banyak dikonsumsi untuk industri daging olehan seperti bakso, sosis karena selain harganya lebih murah juga bila selesai diproses menjadi bakso dan sosis maka lemaknya tidak kelihatan lagi.

Keenam:
Daging sapi lokal/fresh bila dipajang (digantungkan) dikios daging sapi dipasar tradisional seharian masih kelihatan segar, dan dimasukkan kedalam ruang pendingin (frizer) masih tetap segar.

Daging sapi impor/beku bila digantungkan akan menetes airnya (seperti daging sapi gelonggongan) dan beberapa jam setelah dicairkan akan mengalami perubahan warna.

sumber : sapibagus.com

Mengolah Daging Sapi Dengan Benar

Daging sapi adalah salah satu sumber protein terbaik dan beberapa nutrisi penting lainnya. Namun daging sapi juga bisa menjadi sumber lemak dan kolesterol jahat.

Daging sapi merupakan sumber vitamin B dan mineral seperti zinc, fosfor, dan zat besi yang baik dan penting untuk tubuh. Selain itu, dalam 100 gram daging sapi terkandung sekitar 15 gram lemak (jenuh, tak jenuh tunggal, dan tak jenuh rantai ganda) dan 26 gram protein. Protein dari daging sapi dibutuhkan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan pembentukan tubuh. Namun jika berlebihan, tentu juga tidak baik.

mengolah daging sapi dengan benar - alodokter

Jika sering mengonsumsi daging sapi, tidak hanya kadar protein dalam tubuh yang meningkat, tetapi juga lemak. Tingginya kadar lemak dalam tubuh berarti risiko berat badan naik atau mengalami obesitas juga meningkat. Makanan yang mengandung lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol mampu meningkatkan kolesterol jahat LDL. Akibatnya, risiko terserang penyakit jantung pun semakin meningkat. Selain itu, makan daging merah seperti daging sapi diduga dapat meningkatkan risiko kanker usus, paru-paru, kerongkongan, lambung, pankreas, dan endometrium.

Jika Anda suka makan daging sapi, disarankan untuk memilih bagian yng lemaknya sedikit seperti paha belakang, paha depan, has luar, atau pinggang. Anda juga bisa membuang lemak daging terlebih dahulu sebelum dimasak, terutama jika ingin membuat sup. Selain itu, hindari daging olahan seperti daging asap, hot dog, atau sosis.

Jika ingin memasak daging sapi, disarankan untuk memanggangnya atau merebusnya, bukan menggoreng. Jika digoreng, minyak sayur yang digunakan juga akan memengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh. Namun jika memang ingin menggoreng daging sapi, gunakan minyak yang sehat bagi jantung seperti minyak bunga matahari, minyak kedelai, atau minyak zaitun.

Pastikan juga untuk memakan sayuran berserat yang dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol setelah mengonsumsi daging sapi. Dan jangan lupa untuk memasak daging sapi dalam penggorengan, oven, atau air bersuhu setidaknya 71°Celcius untuk membunuh bakteri.

Selain cara memasak, cara menyimpan daging sapi juga harus diperhatikan. Taruh daging sapi di kulkas bersuhu 1°Celcius atau di freezer bersuhu -18°Celcius segera setelah membelinya. Hal ini guna menjaga daging tetap segar, mempertahankan nutrisi, dan memperpanjang umur simpan makanan.

Jika disimpan di kulkas, daging sapi mentah sebaiknya hanya disimpan selama satu atau dua hari sedangkan daging sapi masak dapat bertahan selama tiga hingga empat hari. Apabila disimpan dalam freezer, daging sapi mentah bisa bertahan hingga tiga atau empat bulan, sedangkan daging sapi matang dua hingga enam bulan.

Jika menyimpan daging sapi selama lebih dari dua minggu, bungkus atau masukkan daging dengan kertas alumunium foil, kertas pembeku, atau tas pembeku. Jika ingin mencairkan daging sapi yang beku, taruh dalam lemari es untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

sumber : alodokter.com

Ini Perbandingan Harga Daging Sapi Di 6 Negara Asia

088580600_1453715782-20160125-Harga-Daging-Sapi-Tembus-Rp130ribu-Perkilogram-Antonius-1

Menjelang Idul Adha, daging sapi menjadi salah satu komoditas yang banyak dicari orang. Tak heran apabila harga komoditas satu ini sering kali melonjak apabila di beberapa kesempatan tertentu.

Tak hanya menjelang Idul Adha, beberapa faktor lain ternyata bisa mempengaruhi harga daging sapi. Hal tersebut juga berimbas pada harga daging di beberapa negara di Asia.

Dalam laporan Ross Ainsworth’s SE Asia Report, seperti mengutip laman beefcentral.com, dicatat perkembangan harga daging sapi di beberapa negara di Asia pada bulan Juli 2016. Berikut ulasannya, Sabtu (3/9/2016).

1. Indonesia
Harga ternak potong: Rp 42.886/kg

Harga ternak potong di daerah Jawa menanjak sedikit ke level 4,43 dolar Australia atau setara dengan Rp 42.886. Hal ini dipengaruhi akhir sesi Lebaran di akhir Juli. Perombakan kabinet yang baru diberlakukan beberapa waktu yang lalu juga berpengaruh pada perkembangan harga daging.

Menurut laporan, pemerintah berencana untuk berfokus pada peningkatan suplai daging yang selama dua hingga tiga tahun terakhir dibatasi. Di pasar, harga daging potong di beberapa wilayah di Indonesia berkisar di angka Rp 130.000 selama musim Lebaran.

2. Vietnam
Harga ternak potong: Rp 40.504/kg

Harga daging di negara ini cenderung stabil, meski warga Vietnam memperingati hari besar di bulan Juli. Hari besar ini mengakibatkan konsumsi daging turun dari biasanya. Satu fakta menarik tentang Vietnam adalah walau negara ini mampu menjadi pengimpor daging kerbau terbesar di dunia, pengonsumsi daging di sana hanya sebesar 5-10 persen saja.

3. Thailand
Harga ternak potong: Rp 35.540/kg

Harga ternak lokal Thailand selama Juli lebih rendah karena kemudahan penjualan di wilayah perbatasan Vietnam. Di bidang peternakan, pemerintah Vietnam terus meningkatkan upaya untuk mengetes zat penambah nutrisi pakan yang baik bagi hewan ternak.

4. Malaysia
Harga ternak potong: Rp 37.128/kg

Harga ringgit yang meningkat menjadi penyebab harga daging di Malaysia meningkat pada Juli. Harga daging potong meningkat dari 17,5 ringgit Malaysia menjadi 17,8 ringgit Malaysia.

5. Filipina
Harga ternak potong: Rp 27.797/kg

Peningkatan harga terjadi akibat pelemahan mata uang lokal terhadap dolar Australia. Harga ternak potong meningkat ke angka 95 Filipina peso atau setara dengan Rp 27.797/kg. Harga daging potong juga mengalami peningkatan yang sama.

6. Tiongkok
Harga ternak potong: Rp 45.170/kg

Kenaikan harga daging yang terjadi di Australia mendorong kenaikan harga daging di Tiongkok. Harga ternak potong di negara ini mencapai 4,55 dolar Australia atau Rp 45.170 per kilogram. Harga daging potong impor asal Australia dijual 108 yen Tiongkok atau Rp 212.671/kg.

(Vna/Nrm)

9 Alasan Manfaat Dan Khasiat Cumi-Cumi Bagi Kesehatan

.

Jangan remehkan Khasiat Seafood yang satu ini ternyata dibalik tekstur dagingnya yang kenyal dan manis. Di dalam cumi terdapat tinta hitam yang digunakan sebagai pelindung dari serangan musuh.

Tetapi siapa sangka kalau ternyata tinta hitam yang sering dibuang ini mempunyai khasiat yang dahsyat dan lebih untuk kesehatan. Meskipun sedikit merusak tampilan masakan, namun tinta berwarna hitam ini perlu dikonsumsi. tinta cumi bersifat anti-angiogenic yang dapat mencegah pertumbuhan sel-sel tumor. Termasuk mencegah pertumbuhan pembuluh darah baru yang menyebabkan tumor dan sel kanker.

Berikut Adalah 9 Alasan Manfaat Dan Khasiat Cumi-Cumi Bagi Kesehatan :

1. Mengatasi tumor
Seperti yang disebutkan diawal bahwa tinta cumi dapat dimanfaatkan untuk mengatasi tumor. Dengan cara tinta tersebut di injeksikan kepada penderita tumor. Namun ini masih dikaji lebih dalam oleh para pakar mengenai keabsahannya dan dosis yang dibutuhkan untuk mendukung sifat tinta untuk memerangi tumor.

2. Pembentukan sel darah merah
Manfaat seafood juga hadir dalam cumi-cumi sangat kaya akan mineral dan nutrisi. Jika kembali cepat atas aborsi termasuk protein, vitamin, dan Omega3 yang khas dari kandungan gizi hewan laut. Bahkan informasi terbaru yang ditemukan kadar tembaga dalam cumi-cumi elemen body diketahui bahwa sangat baik untuk pembentukan sel darah merah.

Sel darah merah sangat bermanfaat bagi tubuh manusia, hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah memiliki peran penting dalam transportasi oksigen ke seluruh organ tubuh, sehingga cukup penting untuk mencegah penyakit jantung koroner, stroke.

3. Mengoptimalkan Sel Darah Putih
Penelitian yang dilakukan baru-baru ini ditemukan ada zat khusus dalam tinta yang membuatnya istimewa. Setelah diuji tinta cumi-cumi juga mengaktifkan sel-sel darah putih yang baik untuk memerangi kuman dalam tubuh manusia.

4. Dapat Menurunkan Kandungan Kolesterol Dalam Darah
Kadar lemak pada daging cumi relatif rendah, yaitu 7,5 g/100 g bahan, masing-masing terdiri 1,9 g asam lemak jenuh; 2,7 g asam lemak tidak jenuh tunggal; serta 2,1 g asam lemak tidak jenuh ganda. Termasuk ke dalam asam lemak tidak jenuh ganda adalah omega 3 yang dapat menurunkan kandungan kolesterol dalam darah.

5. Menambah nafsu makan
Kandungan mineral dalam cumi-cumi ini mampu menyehatkan sistem pencernaan manusia seperti lambung hingga usus. Kandungan ini termasuk zat riboflavin dan zat niasin yang sangat di butuhkan tubuh.

6. Memperkuat tulang
Coba anda lihat tabel kandungan gizi cumi-cumi diatas. 100 gram cumi-cumi mengandung 270 mg, dan 2,7 mg zat besi. Kandungan tersebut sama halnya telah memenuhi kebutuhan gizi harian anda sebesar 17% fosfor, 8% seng dan 10 % magnesium dari total kebutuhan harian anda.

7. Untuk Obat Kanker
Ternyata zat yang terdapat dalam cumi-cumi bermanfaat untuk melawan kanker pada manusia. Penelitian ini diakui harus dilanjutkan sehingga hasilnya dapat lebih valid. Selain itu, mungkin ada manfaat lain selain sebagai obat melawan tumor. Namun yang pasti, bahan yang biasa dibuang dan tidak dikonsumsi oleh manusia ternyata memiliki manfaat bagi dunia kedokteran.

8. kesehatan bagi jantung
Para ahli mengungkapkan cumi-cumi adalah sumber makanan laut yang kaya protein, omega-3, tembaga, seng, vitamin B dan yodium. Kandungan tembaga dalam kebaikan cumi untuk penyerapan tubuh, penyimpanan dan metabolisme besi dan pembentukan sel darah merah. Namun, Anda harus menghindari konsumsi cumi dengan cara digoreng.

9. Menghilangkan bekas cacar
Dampak setelah mengalami cacar terdapat adanya bekas di kulit. Bekas kulit tersebut cukup mempengaruhi penampilan kita, apalagi jika bekasnya di wajah. cara memanfaatkan cumi :

Jemur cumi-cumi tersebut hingga kering dan bersih

Setelah itu cumi-cumi yang kering tersebut ditumbuk

ayak tumbukan cumi sehingga di dapat serbuk yang sangat halus

Serbuk itulah yang selanjutnya dijadikan untuk obat untuk mengatasi bekas cacar.

Demikian Penjabaran Tentang 9 Alasan Manfaat Dan Khasiat Cumi-Cumi Bagi Kesehatan Semoga Bermanfaat Bagi Para Pembaca SeputarIkan.Com Aminnn

Fakta Nutrisi dan 11 Manfaat Udang untuk Kesehatan Anda

.

Fakta nutrisi dan 11 manfaat udang untuk kesehatan Anda bisa terbukti benar-benar nyata. Udang menjadi salah satu makanan favorit selain ikan dan daging. Tekstur rasa daging udang yang sangat alami dan gurih membuat anak-anak dan orang tua suka makan udang. Udang terkenal karena khasiatnya yang bisa membantu mencegah berbagai jenis penyakit dan juga mudah untuk didapatkan. Udang juga bisa diolah menjadi berbagai jenis masakan sesuai dengan selera Anda.

Karakteristik Udang

Udang termasuk dalam salah satu jenis keluarga Crustacea. Udang bisa ditemukan sebagai hewan laut tapi juga bisa dikembangkan di perairan tawar. Udang memiliki kaki berjumlah 10, ekor yang lancip dengan tiga lapisan keras, mata yang bertangkai, rambut panjang sebagai kumis dan bagian ujung kepala yang runcing. Panjang udang adalah sekitar 1 sampai 4 cm atau lebih besar dari itu tergantung dari jenis dan habitatnya. Udang sebesar lebih dari 20 cm sering menjadi udang mewah yang hanya disajikan direstoran dengan harga yang sangat mahal.

Fakta Gizi Udang

Udang termasuk salah satu jenis makanan laut atau perairan yang sangat disukai. Anda bisa mendapatkan kandungan nutrisi yang sangat lengkap seperti pada kerang, ikan kembung, ikan sarden, ikan tuna dan ikan salmon. Berdasarkan dari data yang dirilis oleh sumber USDA, beberapa nutrisi yang ditemukan dalam udang sangat lengkap. Udang merupakan sumber protein, air, energi, dan lemak. Daftar mineral yang ditemukan dalam udang adalah seperti kalsium, zat besi, magnesium, selenium, tembaga, fosfor, kalium, dan seng. Udang juga mengandung asam lemak yang cukup menyehatkan.

Melihat dari kandungan nutrisi udang, maka ada beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan, seperti dibawah ini.

Membantu Aktifitas Kelenjar Tiroid

Udang dipercaya mengandung tingkat yodium sehat yang cukup tinggi. Tubuh kita membutuhkan yodium untuk mengatur kerja kelenjar tiroid. Kelenjar ini sangat penting untuk mengatur metabolisme tubuh dan berat badan. Bahkan bagi ibu hamil yodium sangat penting untuk mendukung kerja fungsi otak pada janin.

Menjaga Kesehatan Mata

Kebiasaan mengkonsumsi udang juga sangat baik untuk membantu menjaga kesehatan mata. Dalam sebuah penelitian ditemukan beberapa zat yang penting untuk menjaga kesehatan mata seperti astaxanthin. Zat ini bisa membantu melawan rasa lelah berlebihan pada mata dan mengurangi efek buruk dari sinar matahari atau radiasi pada mata.

Membangun Tulang yang Sehat

Kebiasaan mengkonsumsi udang juga sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang. Udang mengandung sumber mineral yang sangat penting untuk tulang seperti magnesium, fosfor, kalsium dan seng. Semua jenis mineral ini penting untuk menjaga penyerapan kalsium untuk tulang dan menjaga massa tulang itu sendiri. Bahkan konsumsi udang secara rutin untuk wanita bisa mengurangi resiko penyakit osteoporosis pada wanita yang sudah menopause.

Menurunkan Berat Badan

Udang sangat baik untuk membantu menurunkan berat badan. Udang mengandung sejumlah karbohidrat, protein dan lemak. Semua jenis kandungan alami ini rendah dan sangat menyehatkan. Ditambah dengan bahan seng dan magnesium yang bisa meningkaykan kandungan hormon leptin dalam tubuh. Ini adalah salah satu jenis hormon yang membantu tubuh mengatur keinginan untuk makan dan tingkat energi untuk tubuh. Perhatikan untuk tidak menggoreng udang untuk menghindari semua efek berbahaya ini.

Menjaga Akar Rambut

Jika Anda ingin memiliki rambut yang sehat maka cobalah untuk mengkonsumsi udang. Udang mengandung seng yang sangat baik untuk menjaga akar rambut, mengendalikan sel rambut, menjaga kesehatan kulit dan memerangi efek penuaan dini. Udang akan membantu penampilan Anda menjadi lebih cantik dan terlihat awet muda.

Menjaga Kesehatan Kulit

Kebiasaan makan udang juga bisa memberikan hasil yang menakjubkan untuk kulit. Udang mengandung seng yang bisa menjaga nutrisi kulit. Bahkan kandungan mineral ini sangat baik untuk menjaga proses regenerasi sel. Menjaga asupan makanan seperti udang akan membantu kulit Anda menjadi lebih halus, tidak terkena efek sinar matahari dan menghilangkan keriput. Ini adalah perawatan alami sehingga Anda bisa mendapatkan hasilnya jika konsumsi udang dari usia muda.

Mencegah Penyakit Jantung

Makan udang sebagai makanan favorit memang sangat menyehatkan, terutama untuk menjaga kesehatan jantung. Kandungan asam lemak omega 3 bisa membantu menurunkan kolesterol dan menjaga aliran darah yang sehat dalam tubuh. Bahkan udang mengandung mineral yang sangat baik untuk menjaga kerja detak jantung, menurunkan resiko stroke dan penyakit hipertensi. Anda bisa mencoba memasak udang dengan merebus atau memanggang untuk mendapatkan manfaat ini. Menggoreng udang hanya akan meningkatkan jumlah lemak jenuh yang berbahaya untuk jantung.

Menurunkan Resiko Penyakit Kanker

Udang sangat penting untuk kesehatan karena bisa membantu menurunkan resiko penyakit kanker. Kandungan senyawa yang ditemukan dalam udang seperti astaxanthin sangat penting untuk melawan radikal bebas yang bisa menyebabkan kanker. Bahkan konsumsi udang terbukti bisa menurunkan resiko penyakit kanker prostat dan saluran pernafasan.

Menjaga Kesehatan Pembuluh Darah

Udang termasuk salah satu makanan yang sangat menyehatkan. Udang mengandung selenium yang bisa membantu menjaga kesehatan pembuluh darah. Kandungan selenium ini juga sangat baik untuk melawan berbagai jenis peradangan yang bisa menyebabkan penyakit kronis dan kanker. Selenium sangat penting untuk melawan berbagai jenis efek radikal bebas yang sering menyebabkan gangguan organ tubuh.

Menjaga Kesehatan Otak

Udang mengandung zat besi yang sangat baik untuk menjaga daya tahan tubuh. Zat besi sangat penting untuk produksi sel darah merah, meningkatkan kerja dan fungsi otot serta membuat tubuh Anda bisa melawan infeksi. Selain itu zat besi sangat penting untuk kesehatan otak. Ketika Anda memiliki aliran darah yang baik dan jumlah oksigen yang cukup maka otak juga bisa bekerja dengan baik. Bahkan konsumsi udang berhubungan dengan kecerdasan otak dan kemampuan otak dalam menyimpan memori.

Sumber Protein Sehat

Udang akan membantu menjaga nutrisi sehat dalam tubuh Anda. Udang mengandung kalori yang cukup rendah, dibandingkan dengan ayam atau daging merah. Kandungan protein dan kalori yang rendah ini sangat baik untuk membantu menurunkan berat badan, menurunkan lemak serta menjaga berat badan yang ideal. Diet dengan udang bisa menjadi salah satu cara cerdas untuk diet sekaligus sehat.

Tips Memilih dan Menyimpan Udang

Selalu usahakan untuk memilih jenis udang yang masih segar. Udang yang masih segar akan dijual dari tempat yang banyak air seperti akuarium atau kolam kecil.
Pilih jenis udang sesuai dengan jenis udang yang menarik minat Anda.
Hindari memilih udang yang sudah mati, terlihat lemah, daging yang lembut dan rusak pada bagian cangkang di sekitar kepala. Memilih udang hidup tetap yang terbaik.

Hindari memilih jenis udang yang sudah dicampur dengan es dan ditempatkan dalam mesin pendingin. Udang seperti ini bisa saja sudah lama disimpan dan kurang sehat.

Mintalah kepada penjual atau pedagang untuk menambahkan pada udang agar tidak membusuk saat perjalanan pulang dari toko ke rumah.

Anda bisa menyimpan udang yang sudah dibersihkan dalam tempat yang kedap udara. Kemudian masukkan dalam freezer agar udang tidak membusuk. Udang segar sebaiknya disimpan kurang dari 24 jam. Jika lebih dari itu maka kualitas udang sudah tidak baik dan bisa menyebabkan keracunan bakteri.

PERHATIKAN, INI EFEK SAMPING UDANG

Terlalu banyak mengkonsumsi udang laut bisa menyebabkan keracunan merkuri.

Semua udang laut mengandung kadar merkuri yang berbeda-beda.

Udang mengandung kadar purin yang sangat tinggi sehingga bisa menyebabkan
penyakit asam urat dan gagal ginjal menjadi lebih buruk. Karena itu konsumsi udang sebaiknya dalam jumlah yang lebih bijak dan tidak berlebihan.

Udang menjadi salah satu makanan yang bisa menyebabkan alergi. Reaksi alergi yang disebabkan udang sering ditandai dengan gatal, muntah-muntah, mual, sakit kepala dan jika parah bisa menyebabkan kehilangan kesadaran.

Terlalu berlebihan mengkonsumsi udang juga bisa menyebabkan kenaikan kadar kolesterol sehingga berbahaya untuk penderita hipertensi, stroke dan jantung.

Udang bisa menjadi lauk yang sangat lezat untuk keluarga. Anda juga bisa menambahkan beberapa sayuran yang dimasak bersama udang seperti kale, jagung manis, rhubarb, iceberg, daun bawang, atau buncis.

sumber :ilmunutrisi.com

Seperti Daging Sapi Segar di Pasar, Harga Hewan Kurban Juga Naik

.

Jakarta – Kenaikan harga rupanya tak hanya monopoli daging sapi segar di pedagang pasar, hewan kurban yang dijual pedagang musiman menjelang Lebaran Idul Adha juga mengalami kenaikan.

Sugiharto, salah seorang pedagang hewan kurban di Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Pusat mengatakan, rata-rata kenaikan harga hewan kurban, baik sapi maupun kambing, sebesar 10% dibanding tahun lalu.

“Naik rata-rata 10% untuk sapi dan kambing. Semuanya naik, tidak ada yang turun, kita menyesuaikan saja dengan keadaan. Orang yang beli juga pada ngerti,” kata dia kepada detikFinance, Minggu (28/8/2016).

Menurut Sugiharto yang sudah berjualan hewan kurban selama 11 tahun ini, kenaikan 10% hampir pasti terjadi setiap tahunnya.

“Naik gila-gilaan terjadi sejak tahun 2007. Sebelum tahun itu juga sudah naik, tapi naiknya tak besar, nggak siginifikan. Semuanya sudah mahal dari sananya,” jelasnya.

Diungkapkannya, meski selalu naik setiap tahun, hewan kurbannya selalu saja ludes sebelum Idul Adha. Saat ini saja, sudah 80 ekor sapi dari 100 yang dijualnya di satu tempat.

“Kebetulan saya ada 3 lokasi pusat penjualan, satu di Matraman ini, sisanya di Bogor dan Cibubur. Baru sapi yang sold out harga Rp 15 juta ke atas. Kambing barangnya belum datang, kita sudah siapkan kandangnya,” ucap Sugiharto.

Dia merinci, untuk harga jual sapi Bali dengan berat 500 kg dibanderol seharga Rp 29 juta, berat 400 kg seharga Rp 23 juta, berat 350 kg seharga Rp 20 juta, dan yang termurah sapi Bali dengan bobot 250 kg dipatok Rp 14,7 juta.

“Untuk sapi jenis Limosin dan Simental sedikit lebih mahal dibanding sapi Bali. Margin untung sekitar 20%. Kita kan tanggung biaya pemeliharaan dan pakannnya. Orang beli tinggal bayar uang muka, hari H tinggal diambil,” jelas Sugiharto.

Sementara harga pasaran untuk kambing kurban di tempatnya, seekor kambing seberat 50 kg dijual seharga Rp 5 juta, ukuran 40 kg seharga 4 juta, 35 kg seharga Rp 3,5 juta, dan paling murah dengan berat 25 kg yang dipatok Rp 2,5 juta.

Kenaikan harga hewan kurban juga diungkapkan pedagang lainnya. Mila, Manajer Mal Hewan Kurban Haji Doni, Kota Depok mengatakan, kenaikan hewan kurban tahun ini berkisar 10% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Sekitar 10% naiknya, karena ada kenaikan pakan dan harga bakalan sapinya. Contohnya tahun lalu harga sapi ukuran 250 kg dijual sekarang Rp 14 juta, dulu masih bisa Rp 13 juta untuk ukuran yang sama,” ungkap Mila.
(drk/drk)

sumber : finance.detik.com