Bikin Sate Tanpa Dibakar, Coba Resep Sate Ayam Oven Ini

bikin-sate-tanpa-dibakar-coba-resep-sate-ayam-oven-ini-ljsesbp6uw

SATE biasanya dimasak dengan teknik dibakar di atas bara api namun kadang orang malas mengolahnya karena repot dan proses yang lama. Tapi jangan khawatir jika ogah menyiapkan bara api untuk mebuat sate karena Anda bisa mengolahnya pakai oven di dapur.

Dilansir dari Okeffod, Senin  (16/1/2017) berikut resep lengkap oven caked chicken satay yang bisa jadi hidangan lezat di meja makan rumah. Santap sebagai menu makan siang yang nikmat dan menggoda.

Bahan-bahan

  • ½ sdt ketumbar
  • 1 buah cabai merah
  • 1 siung bawang putih, kupas
  • 3 sdm sambal kacang
  • 3 sdm kecap manis
  • 2 cm jahe, kupas dan cincang kasar
  • 2 buah jeruk nipis, parut kulit dan peras airnya
  • 6-8 potong paha ayam
  • Minyak zaitun secukupnya
  • 3 sdm madu
  • 3 sdm biji wijen, panggang
  • Garam secukupnya
  • Lada hitam secukupnya

 Cara membuat

  1. Panaskan oven hingga suhu 170 derajat Celsius;
  2. Campur ketumbar, cabai, bawang putih, sambal kacang, kecap, jahe dan air perasan jeruk nipis. Tambahkan garam dan merica, masukkan dalam food processor dan proses hingga halus.
  3. Olesi ayam dengan bumbu halus hingga rata. Perciki dengan minyak zaitun. Kemudian panggang dalam oven selama 30 menit sampai ayam matang. Keluarkan dari oven dan siram dengan madu. Panggang kembali selama 10 menit dan angkat;
  4. Sajikan dengan taburan biji wijen.

Selamat mencoba….

Sumber: okezone.com

Tips Memasak Daging Sapi untuk Mengurangi Kadar Lemak

mengawetkan-daging-sapi-tanpa-lemari-pendingin

Anda sedang berdiet? Pasti  sebisa mungkin menahan diri untuk tidak mengonsumsi daging sapi karena khawatir lemak yang terkandung di dalamnya akan merusak program diet Anda. Selain itu, lemak sapi yang terlalu banyak menumpuk juga rawan menyebabkan kolesterol.

Sebenarnya, ada sebuah cara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi kadar lemak dalam daging sapi tersebut sehingga lebih aman bagi tubuh Anda. Bagaimana caranya? Yuk mari simak ulasannya berikut ini yang telah dirangkum dari laman vemele.com

  1.  Keluarkan daging sapi yang telah disimpan di dalam freezer dan potong dengan ukuran lebar 10 cm dan tebal 1 cm.
  2.  Lalu, panaskan penggorengan selama 5 menit dengan api sedang dan jangan tambahkan minyak di atasnya.
  3.  Setelah itu, masak selama 10 hingga 12 menit sampai benar-benar matang dan tidak berwarna merah muda lagi.
  4. Lalu, angkat daging sapi tersebut dan letakkan pada piring yang telah dialasi dengan tiga lembar tisu makan. Balik setiap 30 detik dan biarkan selama kurang lebih 1 menit.
  5. Setelah selesai, daging sapi dengan kadar lemak yang berkurang tersebut siap diolah sesuai yang Anda inginkan.

Nah, mudah bukan ternyata cara mengurangi lemak dalam daging sapi? Sekarang  tidak perlu khawatir lagi akan lemak yang dapat berpotensi menimbulkan masalah. Silahkan dicoba ya..

Sumber: Vemele.com

Mengawetkan Daging Sapi Tanpa Lemari Pendingin

mengawetkan-daging-sapi-tanpa-lemari-pendingin

Mengawetkan daging sapi di dalam lemari pendingin atau freezer sudah biasa dilakukan. Namun, bagaimana jika Anda sedang berada di tempat yang tidak memiliki lemari pendingin untuk mengawetkan daging? Salah menyimpan bisa-bisa daging sapi malah busuk termakan bakteri.

Maka dari itu, Anda perlu mengetahui teknik mengawetkan daging sapi tanpa menggunakan lemari pendingin. Berikut ini adalah cara menyimpan dan mengawetkan daging sapi yang dilangsir dari vemele.com

  1. Sebelum menyimpan daging sapi, pastikan Anda telah mengurangi banyak lemak dari daging sapi tersebut. Lemak yang terdapat dalam daging sapi akan sulit untuk dikeringkan dan membuat daging mudah busuk.
  2.  Kemudian, masukkan daging sapi ke dalam cuka atau garam dan diamkan di tempat yang kering selama satu malam supaya cuka atau garam merasuk hingga bagian dalam daging.
  3. Setelah itu, masukkan daging sapi ke dalam bumbu sesuai selera.
  4. Jika Anda ingin membuat dendeng, Anda tinggal memasukkannya ke dalam food dehydrator atau mengeringkannya secara alami.
  5.  Jika Anda ingin membuat sosis, Anda dapat memasukkannya ke dalam plastik dengan bahan kolage atau serat.
  6. Simpan produk daging sapi tersebut ke dalam wadah yang rapat dan kedap udara.

Tidak sulit kan mengawetkan daging sapi tanpa lemari pendingin atau freezer? Anda bisa langsung mempraktekannya di rumah. Selamat mencoba!

Sumber: Vemele

Ini Lho Bagian Daging Sapi Yang Paling Lembut dan Enak

beef

Daging sapi adalah makanan yang paling banyak disukai orang. Daging sapi punya rasa yang lezat dan pas diolah jadi berbagai makanan yang enak. Nah, memasak daging sapi ini gampang-gampang susah . Yang pertama harus kamu ketahui adalah bagian daging mana yang paling pas diolah jadi masakan kesukaanmu.

Tidak semua bagian daging sapi cocok untuk dimasak menjadi berbagai jenis masakan. Kamu harus paham betul setiap bagian daging sapi agar masakan yang kamu olah jadi lezat. Berikut ini  akan coba hadirkan informasinya.

Daging yang diambil dari bagian belakang badan sapi dikenal sebagai daging yang memiliki tingkat kelembutan yang lebih tinggi dibandingkan daging yang berasal dari bagian depan badan sapi. Daging tersebut antara lain iga, loin, dan sirloin. Daging-daging ini punya harga yang lebih mahal dibanding bagian tubuh sapi yang lain.

  • Daging iga berasal dari daerah iga sapi memiliki rasa yang paling enak dengan tekstur yang sangat lembut. Iga sangat pas diolah dengan cara dibakar atau dipanggang.
  • Selanjutnya adalah loin, daging ini diambil dari bagian tubuh sapi yang berada tepat di belakang iga. Ada tenderloin, chateaubriand, T-bone steak, porterhouse steak, top loin, dan club steak.
  • Last but not least adalah sirloin. Sirloin atau yang dikenal dengan nama daging has dalam ini diambil dari bagian tubuh sapi yang berada di belakang loin yang mengandung banyak otot yang keras.

Nah, ketiga bagian ini sangat pas untuk diolah jadi masakan-masakan daging sapi yang sangat menggugah selera. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Sumber: vemele.com

10 Bahan Perendam Agar Daging Empuk dan Lezat

ikan tuna

Salah satu tantangan saat mengolah daging merah seperti daging sapi atau kambing terletak pada cara Anda membuatnya jadi empuk saat dikunyah. Untuk mendapatkan daging yang empuk, biasanya daging harus direbus dalam waktu lama atau dipotong kecil-kecil. Namun, cara ini bisa mengurangi kelembutan teksturnya, dan membuatnya jadi kurang gurih karena jus-nya banyak hilang saat direbus. Agar daging empuk dan tetap terasa lembut, simak triknya.

1. Garam laut
Taburkan garam laut (bukan garam dapur) ke seluruh permukaan daging. Diamkan selama satu jam, baru kemudian diolah. Garam akan membantu menghancurkan ikatan protein yang ada di dalam daging sehingga daging akan terasa lebih empuk.

2. Teh
Teh tak hanya punya berkhasiat untuk kesehatan saja, tapi juga untuk mengempukkan daging. Kandungan tanin di dalamnya berfungsi sebagai pengempuk alami. Buat 1-2 cangkir teh hitam yang pekat, diamkan sampai agak dingin kemudian rendam daging (marinade) dalam air teh beberapa menit.

3. Jus jeruk, cuka, atau wine
Cairan yang memiliki kandungan asam bisa membantu melembutkan otot dan serat daging sekaligus menambah rasa. Gunakan saja jus  yang punya kandungan asam tinggi seperti lemon, jeruk nipis, atau nanas. Sedangkan untuk cuka, Anda bisa menggunakan aneka cuka seperti cuka apel, balsamic, atau cuka yang ada di dapur. Jika ingin daging lebih punya rasa yang unik, anggur merah bisa digunakan untuk bahan perendam. Kandungan tanin dalam anggur merah bisa membantu melembutkan daging.

4. Saus tomat
Tomat juga mengandung asam yang cukup tinggi. Maka melumuri daging dengan saus tomat juga bisa membantu membuatnya empuk. Kandungan asam ini juga menjadi alasan utama mengapa tomat dijadikan sebagai saus BBQ dan dioleskan ke atas daging sebelum dibakar.

5. Bir
Seperti halnya wine, bir juga bisa mengempukkan daging sekaligus menambah rasanya. Senyawa tanin dan Alpha Acid dalam bir punya peran penting dalam proses ini. Caranya, rendam saja daging dalam bir selama satu jam.

6. Cola
Mungkin Anda sudah sering mendengar aneka olahan daging yang dimasak dengan campuran cola. Selain menghasilkan rasa yang unik, ternyata cola juga berperan untuk mengempukkan daging. Rendam daging dalam cola (bukan cola diet) minimal 30 menit. Kandungan asam dalam cola menjadi katalis untuk melembutkan otot daging.

7. Jahe

Enzim proteolitik alami yang terkandung dalam jahe berfungsi untuk mengurai ikatan protein dalam daging sehingga jadi lebih empuk. Lumuri daging dengan jahe yang sudah diparut selama beberapa menit sebelum mengolahnya.

8. Kopi
Selain nikmat diminum, kopi juga menjadi bahan pelembut daging alami sekaligus memperkuat rasa daging. Untuk menggunakannya, panaskan satu gelas kopi kental, kemudian dinginkan dan gunakan untuk merendam daging. Rendam selama 24 jam sampai daging empuk baru diolah.

9. Mentega susu dan yogurt
Kedua bahan ini memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Produk ini juga mengandung kalsium yang bisa mengaktifkan enzim dalam daging untuk memecah protein.

10. Nanas, kiwi, dan pepaya
Buah-buahan ini mengandung enzim nabati yang mampu melarutkan protein dan jaringan ikat pada daging. Untuk mengempukkan daging, buah-buahan ini bisa dihaluskan atau dipotong tipis. Kemudian gunakan untuk melumuri daging dan diamkan beberapa jam sebelum dimasak.

Sumber: komaps

Tips Mudah Memilih Ikan Yang Segar & Berkualitas

tips-praktis-membersihkan-ikan-agar-tidak-amis-pahit

Ikan adalah sumber protein yang sangat baik dan sehat untuk tubuh. Ikan juga bisa diolah jadi berbagai masakan yang sangat menggiurkan. Untuk menjadi masakan yang super lezat syarat utamanya adalah ikan harus segar . Ikan yang tidak segar akan mempengaruhi rasa masakan.

yang segar tidak harus masih hidup. Ada beberapa ciri khusus yang menandakan bahwa ikan tersebut masih segar. Berikut ini akan coba hadirkan tips untuk memilih ikan yang segar agar masakanmu jadi berkualitas Ladies. Check these out.

  • Yang pertama harus kamu perhatikan adalah warna ikan. Ikan yang segar akan tampak mengkilap dan cerah. Ikan yang tak segar lagi akan tampak kusam dan pucat.
  • Next perhatikan bau ikan . Ikan yang segar akan punya bau yang khas sedangkan ikan yang tak segar akan berbau busuk, amis, dan asam.
  • Setelah itu perhatikan daging ikan. Ikan yang segar badannya masih kaku. Ikan yang sudah tak segar badannya akan lembek. Karenanya untuk mengetes ikan tersebut masih segar atau tidak coba pencet badannya.
  • Mata ikan yang masih segar warnanya akan merah segar, bersinar, tidak tenggelam. Ikan yang sudah tak segar matanya akan tampak keruh.
  • Kamu juga bisa melihat dari insangnya Ladies. Insang ikan akan tampak segar dan masih mudah dipisahkan. Ikan yang sudah tak segar insangnya akan tampak coklat, lengket dan berlendir.
  • Ikan yang masih segar nyaris tak berlendir. Jika ada lendir maka akan ada sedikit sekali. Ikan yang tidak sehat akan berbau dan berlendir.

Nah , itu tadi adalah sederet tanda-tanda ikan yang segar dan tidak. Dengan begini kamu tak akan keliru lagi memilih ikan dan bisa menyajikan olahan ikan yang super lezat untuk keluarga tercinta.  dan untuk mendapatkan ikan yang segar. Dan berkualitas anda bisa membelimya di Proteinatama, selain ikan Proteinatama juga menyediakan berbagai jenis  daging dan ikan  yang berkualitas baik. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Mengolah Daging Sapi Dengan Benar

Daging sapi adalah salah satu sumber protein terbaik dan beberapa nutrisi penting lainnya. Protein dari daging sapi dibutuhkan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan pembentukan tubuh. Namun jika berlebihan, tentu juga tidak baik.

mengolah daging sapi dengan benar - alodokter

Jika Anda suka makan daging sapi, disarankan untuk memilih bagian yng lemaknya sedikit seperti paha belakang, paha depan, has luar, atau pinggang. Anda juga bisa membuang lemak daging terlebih dahulu sebelum dimasak, terutama jika ingin membuat sup. Selain itu, hindari daging olahan seperti daging asap, hot dog, atau sosis.

Jika ingin memasak daging sapi, disarankan untuk memanggangnya atau merebusnya, bukan menggoreng. Jika digoreng, minyak sayur yang digunakan juga akan memengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh. Namun jika memang ingin menggoreng daging sapi, gunakan minyak yang sehat bagi jantung seperti minyak bunga matahari, minyak kedelai, atau minyak zaitun

Pastikan juga untuk memakan sayuran berserat yang dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol setelah mengonsumsi daging sapi. Dan jangan lupa untuk memasak daging sapi dalam penggorengan, oven, atau air bersuhu setidaknya 71°Celcius untuk membunuh bakteri.

Selain cara memasak, cara menyimpan daging sapi juga harus diperhatikan. Taruh daging sapi di kulkas bersuhu 1°Celcius atau di freezer bersuhu -18°Celcius segera setelah membelinya. Hal ini guna menjaga daging tetap segar, mempertahankan nutrisi, dan memperpanjang umur simpan makanan.

Jika disimpan di kulkas, daging sapi mentah sebaiknya hanya disimpan selama satu atau dua hari sedangkan daging sapi masak dapat bertahan selama tiga hingga empat hari. Apabila disimpan dalam freezer, daging sapi mentah bisa bertahan hingga tiga atau empat bulan, sedangkan daging sapi matang dua hingga enam bulan.

Jika menyimpan daging sapi selama lebih dari dua minggu, bungkus atau masukkan daging dengan kertas alumunium foil, kertas pembeku, atau tas pembeku. Jika ingin mencairkan daging sapi yang beku, taruh dalam lemari es untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

Sumber: www.alodokter.com

 

Mengenal Marinasi, Cara Merendam Daging Sebelum Diolah Agar Lebih Kaya Rasa

74080-mengenal-marinasi-cara-merendam-daging-sebelum-diolah-agar-lebih-kaya-rasa

Agar sajian lauk lebih kaya rasa dan lezat, sebelum diolah marinasi terlebih dahulu dengan bumbu favorit Anda.

Marinasi adalah proses perendaman daging di dalam marinate, sebelum diolah lebih lanjut.  Marinate adalah nama populer dari cairan berbumbu yang berfungsi sebagai perendam lauk, biasanya digunakan untuk menambahkan rasa dan meningkatkan keempukan daging.

Variasi marinade sangat banyak dengan kekhasan formulanya masing-masing. Pemilihan marinate karenanya menjadi kunci penting untuk menghasilkan masakan daging yang lezat.

Pada awalnya, marinasi dilakukan untuk mengawetkan ikan. Ikan direndam dalam marinate sederhana berupa larutan garam, untuk memperpanjang umur simpannya sekaligus menghasilkan rasa unik yang berbeda dengan ikan asalnya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang cara marinasi daging yang benar, antara lain:

  1.  Jangan marinate dengan saus yang terbuat dari gula, madu, atau segala sesuatu yang manis. Gula membuat sisi luar dari makanan menjadi gosong sebelum bagian dalamnya benar-benar matang.
  2. Gunakan saus manis hanya untuk siram atau dipercikkan ke makanan yang di-grill pada lima menit sebelum makanan selesai di-grill. Waktu ini sudah cukup menambah bumbu tanpa membuat makanan gosong.
  3. Sebelum memasukkan daging atau ikan ke dalam campuran marinate, sisihkan sebagian marinate sehingga Anda bisa menyapukannya ke daging atau ikan ketika di-grill atau menyajikan bahan yang di-grill dengan disirami bumbu marinate itu lagi.
  4. Saat merendam dengan campuran marinate, selalu gunakan wadah kaca, keramik atau stainless steel. Hindari wadah aluminium karena bisa beraksi dengan asam di dalam marinate dan membuat makanan berbau logam. Atau, gunakan kantong plastik yang bisa ditutup sehingga Anda tak perlu mencuci wadah lagi.
  5. Makanan yang direndam harus sering-sering dibalik. Makanan tak perlu harus tenggelam sampai seluruhnya. Yang penting harus terlapisi dengan baik.
  6. Untuk mencegah kobaran api saat di-grill, tiriskan bumbu marinate sampai kering terlebih dahulu.
  7. Terlalu cepat proses marinasi akan membuat bumbu kurang meresap. Terlalu lama akan membuat makanan menjadi lembek. Berikut waktu marinasi yang ideal untuk masing bahan yang akan di-grill.

Irisan fillet ikan, udang, kerang: 15 – 30 menit | Dada ayam tanpa tulang: 1 -2 jam | ¼ ayam: 1 – 3 jam | Steak, potongan daging kambing: 3 – 8 jam | Daging potongan kecil: 6 – 12 jam | Daging potongan besar: 12 – 24 jam.

Pada potongan daging yang dari asalnya sudah empuk, proses marinasi ditujukan hanya untuk menambahkan rasa sehingga waktu untuk marinate singkat, sekitar 15 menit sampai 2 jam dan dapat menggunakan marinate berbasis minyak.

Sumber:tabloidnova.com

Resep Ayam Bumbu Andaliman Sedap

 

 

resep-ayam-bumbu-andaliman-sedap

 

Mengawali tahun baru, mungkin Moms ingin mencoba menu masakan ayam yang baru? Jika belum pernah mencoba membuat ayam bumbu andaliman khas Sumatra, ini dia resep yang bisa kamu coba.

Bahan-bahan:

  • 1 ekor ayam potong, potong-potong
  • 600 ml santan
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt merica, haluskan
  • 1 buah jeruk nipis
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun kunyit
  • 4 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
  • garam dan gula secukupnya

Bumbu halus:

  • 4 siung bawang putih
  • 7 siung bawang merah
  • 30 butir cabai andaliman
  • 4 buah cabai rawit (sesuai selera)
  • 3 butir kemiri, sangrai

Cara membuat:

  1. Lumuri ayam dengan perasaan jeruk nipis, garam dan merica. Biarkan selama 30-40 menit. Goreng hingga agak kering.
  2. Tumis bumbu halus, masukkan lengkuas, daun kunyit, daun jeruk, dan serai. Tumis hingga harum.
  3. Tuang santan, aduk aduk hingga panas. Masukkan ayam, tambahkan gula dan garam. Masak hingga kuah mengental hampir habis dan bumbu meresap.

Ayam bumbu andaliman pedas siap sajikan hangat dengan nasi hangat.

Sumber:vemale.com

Begini Langkah-Langkah Panggang Ayam yang Lezat

tahun-baru-2017-penting-begini-langkah-langkah-panggang-ayam-yang-lezat-Yek7jKKGdz

AYAM bakar bisa menjadi pilihan terbaik untuk menemani makan malam anda nanti. Selain rasanya yang lezat, teknik pengolahannya pun terbilang praktis dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Sehingga cocok diolah sembari menunggu detik-detik pergantian tahun.

Dilansir dari lifestyle.okezone.com,Rabu (04/01/2017), yuk simak tips membuat ayam bakar yang lezat dan menggoda.

Rebus dengan air garam

Untuk mendapatkan cita rasa ayam bakar yang gurih dan lezat, ada sebuah cara sederhana yang dapat Anda lakukan yaitu merebus ayam dengan air garam. Cukup sediakan panci rebus berukuran besar, 1 galon air mineral, 3/4 cangkir garam, 1/2 cangkir gula, dan 1/2 cangkir olive oil. Campurkan semua bahan lalu tuangkan ke dalam panci. Setelah itu, masukkan potongan daging ayam dan rebuslah dalam jangka waktu 1 jam.

Bumbui

Tahap selanjutnya adalah membumbui daging ayam. Tiriskan potongan ayam yang baru Anda rebus hingga kering. Setelah itu, taburi lada hitam ke seluruh permukaan daging ayam secara merata. Anda juga bisa membeli bumbu seasoning di toko-toko swalayan untuk mendapatkan sensasi rasa yang berbeda.

Panggang

Kini masuk pada tahap pembakaran. Jika Anda membakar daging ayam menggunakan arang, letakkanlah arang dalam jumlah yang berbeda antara satu sisi dengan sisi lainnya. Ini untuk menciptakan suhu panas yang berbeda agar memudahkan Anda untuk memindahkan daging ketika matang.

 

Berikut waktu yang tepat untuk membakar daging ayam :

1. 3 menit untuk daging tanpa tulang, dan kulit

2. 3 menit untuk bagian sayap

3. 4 menit untuk daging bagian dada ayam tanpa tulang

4. 5-6 menit untuk bagian paha atas

5. 8 menit untuk bagian dada dengan tulang

Jangan lupa untuk membalikkan daging ayam, dan lakukan teknik serupa untuk sisi daging lainnya.

Cek secara berkala

Berhubung potongan ayam tidak seragam, tentunya waktu yang dibutuhkan untuk membakarnya berbeda-beda. Anda bisa menyiasati hal ini dengan menggunakan termometer. Suhu terbaik untuk mendapatkan tekstur daging ayam yang lembut dan juicy adalah 175 derajat celcius. Namun, jika Anda tidak memiliki termometer khusus barbeque, cukup perhatikan tekstur ayam secara berkala.

Selain itu, Anda dapat menambahkan saus barbeque yang lezat ketika daging berada pada suhu 65-70 derajat celcius.

Sumber: lifestyle.okezone.com

The Meat Specialist & Protein Solutions